Ahada Ramadhana

Author

Abdoel Moeis Hassan: Pelopor Provinsi Kaltim, Penyelamat Warisan Sejarah Kutai

Abdoel Moeis Hassan: Pelopor Provinsi Kaltim, Penyelamat Warisan Sejarah Kutai

Diposting : 28 Maret 2022 Ahada Ramadhana

Judul Buku: Abdoel Moeis Hassan Pejuang Republiken di Kalimantan Timur | Penulis: Muhammad Sarip, Nabila Nandini | Penerbit: RV Pustaka Horizon Samarinda | Edisi: Cetakan Keempat, September 2021 | Tebal: 148 Halaman Pada 23 Januari 1950, Abdoel Moeis Hassan pemuda 26 tahun berbicara di rapat umum yang… read more

Menjadi Muslim yang Tahu Diri

Menjadi Muslim yang Tahu Diri

Diposting : 01 Maret 2019 Ahada Ramadhana

Judul: Islamku, Islammu, Islam Kita | Penulis: Edi AH Iyubenu | Penerbit: Diva Press, 2018 | Tebal: 196 halaman | ISBN: 978-602-391-667-2 Ribut-ribut soal agama rasanya setiap hari dapat kita saksikan. Semua jenis media sosial, baik Facebook, Instagram, Twitter, yang sewajarnya digunakan untuk… read more

Psychology of the Individual: Belajar dari Gordon Allport

Psychology of the Individual: Belajar dari Gordon Allport

Diposting : 25 Februari 2019 Ahada Ramadhana

"Dasar kekanak-kanakan!". Barangkali justifikasi seperti tersebut telah begitu familiar kita dengar. Kekanak-kanakan biasanya mengacu pada definisi sifat yang ditampakkan berada di bawah level usianya. Setiap kita agaknya pernah melontarkan maupun menerima penilaian itu. Fenomena orang kekanak-kanakan… read more

Persona Kita: Belajar dari Carl G. Jung

Persona Kita: Belajar dari Carl G. Jung

Diposting : 27 Januari 2019 Ahada Ramadhana

Barangkali kita pernah mendengar dari seseorang yang bertutur, ÔÇ£Aku nggak mau hidup dengan topengÔÇØ. Lalu diimbuhi dengan deklarasi ÔÇ£ingin menjadi diri sendiri seutuhnyaÔÇØ atau ÔÇ£tak ingin hidup penuh kepura-puraanÔÇØ dan lain sebagainya. Si penutur lalu mencibir dengan menyebut orang lain munafik.… read more

Menangkal Framing Pemberitaan

Menangkal Framing Pemberitaan

Diposting : 22 November 2018 Ahada Ramadhana

Siapa kini yang tak lekat dengan media sosial? Media sosial sudah masuk merecoki berbagai sisi kehidupan kita. Sebelum makan, hidangan dipamerkan di Instagram. Lagi galau, update dulu di Twitter. Butuh saran, tanya lewat WhatsApp story. Akhir pekan pergi liburan, yang dicari di tempat wisata pun spot┬áfotoable… read more

Forgiveness/Pemaafan

Forgiveness/Pemaafan

Diposting : 12 April 2018 Ahada Ramadhana

ÔÇ£Memaafkan bukan berarti melupakan kesalahan,ÔÇØ kata Pak Fahruddin Faiz. Itu adalah miskonsepsi, salah pengertian/paham mengenai pemaafan yang pertama. Misalnya diselingkuhi. Kita memaafkan tapi tidak melupakan. ÔÇ£Kalau kesalahannya dilupakan, yo... nanti diselingkuhi lagi,ÔÇØ kata beliau melanjutkan.… read more