buletin

Category

Pengalaman Berjumpa dengan Perbedaan

Pengalaman Berjumpa dengan Perbedaan

Diposting : 20 Oktober 2017 Ria Fitriani

  Beragamalah dengan agama cinta, demikian yang pernah dikatakan oleh Jalaludin Rumi. Sebab dalam cinta, ÔÇÿakuÔÇÖ dan ÔÇÿegokuÔÇÖ menjadi lenyap. Yang ada hanyalah Ia yang dicintai. Maka dari itu, dengan beragama cinta, tidak ada lagi aku, agamaku, maupun aliranku. Aku ingin kita memasuki surga… read more

Merawat Kesederhanaan

Merawat Kesederhanaan

Diposting : 13 Oktober 2017 Lintang Sambara

Kembali menjadi anak-anak mungkinlah menjadi cita-cita hidup setiap orang. Tidak untuk dicapai, melainkan sekadar dipelihara guna terciptanya keseimbangan hidup. Sepele saja. Apabila dibandingkan dengan orang dewasa, maka dapat dikatakan bahwa anak-anak jauh lebih mampu menghindar dan terhindar dari… read more

Hening

Hening

Diposting : 15 September 2017 Ainia Prihantini

Seribu tujuh ratusan meter di atas permukaan air laut. Aku kembali menziarahi ekosistem gunung. Kunjungan keempat kalinya di tempat yang sama. Kotak ingatanku pun memutar satu demi satu bayangan pemandangan yang pernah kusaksikan. Bayangan-bayangan yang masih terekam jelas di dalam benak. Namun, aku… read more

Keabadian di Atas Kesementaraan

Keabadian di Atas Kesementaraan

Diposting : 20 Agustus 2017 Ria Fitriani

Suatu kali Sapardi Joko Damono pernah menuliskan dengan sederhana dan indah dalam salah satu sajaknya, “Yang fana adalah waktu. Kita abadi.” Bagi saya kalimat tersebut betapa sangat tidak biasa, karena bagaimana manusia menjadi abadi sedangkan waktu sendiri adalah fana? Bukankah waktu adalah… read more

An-Nahl untuk Gunung

An-Nahl untuk Gunung

Diposting : 07 Agustus 2017 Ainia Prihantini

“Pencapaian pendakian seperti apa yang paling berhasil membuatmu terus mengucapkan ‘alhamdulillah’ saat mengenangnya?” Kalimat semacam itu acap kali ditujukan kepadaku ketika si penanya baru saja mengetahui bahwa aku suka melakukan perjalanan mendaki gunung. Aku selalu menjawab,… read more

Musafir

Musafir

Diposting : 23 April 2015 Ihab Habudin

Musafir. Itulah mungkin laku kita hidup di dunia ini sebagai pejalan. Kita, jikapun pembaca setuju tentunya, hanyalah para pejalan yang hidup di dunia yang sebentar singgah, sebentar duduk, sebentar lewat, lalu menghilang dan hanya menyisakan nama. Sebagai seorang musafir, kita berarti sedang berjalan… read more

Tilawah Jawi dan ÔÇ£Yang ArabÔÇØ di Jawa

Tilawah Jawi dan ÔÇ£Yang ArabÔÇØ di Jawa

Diposting : 07 Agustus 2015 Muhammad Yaser Arafat

Ada banyak tanggapan terhadap pada tilawah jawi atau pembacaan al-Quran langgam Jawa sejak ia menghebohkan masyarakat dunia beberapa waktu lalu. Di antaranya berbunyi tuduhan bahwa tilawah jawi merupakan penolakan pada “yang Arab”. Dalam beberapa pertemuan, beberapa pihak telah menanyakan… read more

Jaran-Jaranan

Jaran-Jaranan

Diposting : 21 Agustus 2015 HS. Janutama

Betapa senangnya hati saya. Kuda-kudaan dari gedebog pisang selesai dibuatkan yang-kung. Langsung saya pakai main berlari-larian. Jaranan... jaranan Jarane jaran teji Sing numpak ndara Behi Sing ngiring para mentri... *** Kata yang-kung lagu itu ciptaan Pangeran Dipanegara sebagai lantunan kesedihan… read more