kabar dari angin
kabar dari angin
ku dengar kabar dari warna-warna angin yang meneduhi banyak pasang layang
tentang rahasia yang telah naik derajat menjadi bukan lagi rahasia
kita seorang pejalan mengarungi lautan tinta katanya
semesta adalah ayat-ayat nyata benar dan ada
sedang kita hanya lidi penuding semu lagi tiada
tentang rahasia lain yang telah naik derajat menjadi bukan lagi rahasia
kita seorang pengembara, sepekat peluh di udara yang kumuh
harus terpejamkan bahasa
mengakrabi warna-warna angin yang dihembuskan
melewati ribuan kotoran melapisi dada kita
adalah hari ke tujuh,
ketika ku dengar kabar dari warna-warna angin yang meneduhi banyak pasang layang
katanya, hitam dan putih bukan lagi perkara
di setiap kurva ada bagian titik yang merajakan masing-masingnya
maka angin selalu mewujud warna
dan kita adalah kerusakan sebelangga yang disucikan sepercik tinta dari-Nya
Yogyakarta, 13 Mei 2019
Category : sastra
SHARE THIS POST
Lapak MJS
- Nisan Hamengkubuwanan: Artefak Makam Islam Abad XVIII-XIX di Yogyakarta dan Sekitarnya
- Lima Puluh Tahun: Meniti Jalan Kembali
- Buletin Bulanan MJS Edisi ke-9 Maret 2025 M
- Buku Terjemah Rasa II: Tentang Hidup, Kebersamaan, dan Kerinduan
- Buku Ngaji Pascakolonial
- Buletin Bulanan MJS Edisi ke-8 Desember 2024