Redaksi MJS

Terhitung sejak 2007, Buletin Jumat Masjid Jendral Sudirman ajek menurunkan tulisan setiap hari Jumat. Kecuali pas sengaja kami meliburkan diri atau pas kebetulan mesin cetak macet, buletin yang memuat tulisan bergenre normatif berayat-ayat-dalil-demi-dalil kami sebar ke masjid-masjid yang ada di Yogyakarta. Tapi genre tulisan yang begini, itu dulu.

Genre tulisan kemudian berubah pada 2011 sejak datang kembalinya Abu Ertaja, buletin tak lagi begitu kuat memuat tulisan yang banyak ayat. Namun lebih menurunkan “tulisan-bercerita: tulisan yang menceritakan kenyataan”, sebungkus esai, tulisan yang tidak ndakik-ndakik penuh anjuran, menggurui ini-itu dan kosakata bombastis.

Kami mencoba mempertahankan genre tulisan semacam dan seperti itu sampai sekarang. Maklum, para pembaca buletin dari kalangan masyarakat awam kebanyakan, atau anggaplah begitu. Laiknya kita para takmir yang awam dalam memahami serta kalanya merengkuh segala pengetahuan.

Rute penyebaran buletin: Start dari percetakan yang berada di Jl. Taman Siswa, kemudian menyusuri Jl. Kusuma Negara, masuk ke Jl. Kapas, lalu ke kawasan Mandala Krida, kemudian ke arah timur, terus ke utara arah Markas Brimob DIY, masuk ke perumahan PJKA seputaran Gendeng, sampai ke Jl. Bimo Kurdo, masuk ke sekitaran Sapen-Kompleks UIN Sunan Kalijaga, terus ke Jl. Adi Sucipto-Solo, kemudian ke barat wilayah Gondokusuman, lalu ke Kota Baru, lalu ke Jl. Cik Dik Tiro, masuk ke kawasan Terban, kemudian masuk komplek UGM-Bulaksumur, kemudian ke Karangmalang-UNY, lalu ke utara menyeberangi selokan mataram, lalu ke wilayah Caturtunggal, sampai ke Jl. Wahid Hasyim dan finish di Masjid Jendral Sudirman.

Dari sepanjang rute edar itu, ada sekitar 40-an masjid yang mendapatkan buletin secara gratis. Buletin kami cetak tiga rim dengan ukuran kertas F4 = 1.500 lembar. Biaya? Biarlah itu jadi urusan juru kotak infaq dangan tukang cetak. Penyebaran buletin setiap Jumat pagi sampai menjelang waktu Jumatan, sekira dari pukul 09:00 sampai sekira pukul 11:15 WIB. Buletin sesekali kami unggah ke media siar masjid (web), disela-sela link unduh rekaman ngaji/kajian.

Tagline Buletin Masjid Jendral Sudirman adalah “Menuju Masjid, Membudayakan Sujud”. Tafsiran dari “Menuju Masjid” dipahami sebagai sebuah ungkapan agar segenap gerak-diam manusia ditaja selalu dalam suasana “Masjid”. Untuk lengkapnya, sila baca catatan editor buku Apa Kabar Islam Kita? Esai-esai Kaweruh Jumatan Masjid Jendral Sudirman (MJS Press, 2004: xi).

Buku Apa Kabar Islam Kita? merupakan kumpulan tulisan dari banyak kontributor yang sudah terbit-tanyang lewat saluran buletin.

Kami cukup berbahagia kalau-kalau dari para jamaah Masjid Jendral Sudirman, para santri Ngaji Filsafat, para kawanan yang suka ngaji dan kajian, serta kepada semua para ahli bidah maupun para ahli sunnah, yang punya stok tulisan dan waktu selo dapat mengirimkan tulisan ke surel: redaksimjs@gmail.com.

Ketentuan tulisan buletin:

  • Panjang tulisan sekira/minimal 1.000 kata.
  • Bentuknya esai, dengan kerangka-teknik yang tidak kampusan.
  • Tema bebas.
  • Syukur-syukur menulis dari olah Ngaji Filsafat, Ngaji Serat Jawa, Ngaji Al-Hikam, Ngaji Kitab Tarjuman al-Aswaq karya Ibn Arabi, Ngaji Kitab Rubaiyat karya Jalaludin Rumi, serta kajian tematik lainnya yang telah MJS selenggarakan.
  • Tulisan yang reflektif, mengalir, membumi, nyeni dan sastrawi lebih kami sukai.

Panggilan Menulis di Masjid kami sodorkan untuk siapapun Anda semua, wan-kawan, man-teman, akh/ukh jamaah yang tetap atau tidak tetap Masjid Jendral Sudirman, mahasantri maupun santri online Ngaji Filsafat, dan semua dari kalangan bangsa apa pun, yang ingin ikut berkontribusi dalam proses kreatif memproduksi tulisan.

Jangka waktu Panggilan Menulis di Masjid tak berbatas waktu. Sejauh masih ada hari Jumat, buletin akan terus terbit, insyaallah. Tapi harap mafhum, sebabnya setiap tulisan terbit hanya perpekan, seminggu sekali, jadi kadang antri terbit. Bagi penulis yang tulisannya dimuat, ada hak yang didapat (tinggal pilih): amplop, kuota atau bingkisan yang dapat diambil ke sekretariat takmir.

Kami mengundang Anda sebagai kontributor untuk serta meramaikan jagat perbuletinan, mengajak Anda semua dalam proses kreatif memproduksi esai dari olah ngaji/kajian Masjid Jendral Sudirman yang sudah terselenggara. Selanjutnya kami akan mempublikasikan esai Anda itu. Jika tidak lewat buletin, tulisan yang terkumpul cukup akan kami bukukan. Jadi tidak ada yang sia-sia dari semua tulisan yang sudah kami terima, kecuali untuk tulisan yang kami nilai belum layak muat.

Panggilan Menulis di Masjid ini juga untuk kenyokong keberlangsungan situs web literasi masjid (www.mjscolombo.com). Tulisan yang diaduk bersama pengalaman penulis atau kisah harian orang lain atau manakala ada hikmah pada suatu ketika dialami dalam kenyataan, yang begini itu yang kami suka. Ketentuan tulisan untuk situs web lebih longgar, bisa tulisan panjang, boleh tulisan pendek, puisi, cerpen, resensi.

Begitu. Kami tunggu tulisan dari panjenengan semua.

Salam-salaman.

Author: Redaksi MJS

ABOUT THE AUTHOR

Redaksi MJS

Menuju Masjid Membudayakan Sujud


COMMENTS