Lintasan Perspektif (Ihwal Pemikiran dan Filsafat)

Rp. 85.000

Bookpaper | xxiv + 292 hlm | 13,5 x 20,5 cm | ISBN: 978-623-91890-2-0 | Rp85.000 Apa yang saudara Fahruddin Faiz tuliskan ini merupakan sebagian kecil saja dari pikiran, perasaan, imajinasi, dan keinginan yang belum dituangkan dalam tulisan. Sebuah karya tulis seringkali bagaikan gunung es, pemikiran dan perasaan yang tersimpan di bawah permukaan porsinya lebih besar dari yang belum dimunculkan dalam sebuah karya tulis. Topik dan tokoh pemikiran yang ditampilkan dalam buku ini termasuk isu-isu fundamental dalam kajian filsafat, sehingga pembaca sebaiknya menyadari bahwa uraian ini merupakan panduan atau pengenalan singkat bagi mereka yang ingin mendalaminya lebih lanjut. kata Pengantar Prof. Dr. Komaruddin Hidayat (Guru Besar Filsafat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)


Detail

Islam Jenaka Mbah Nyut

Rp. 48.000

Bookpaper | 13,5 x 20,5 cm | xxii + 136 hlm | ISBN: 978-602-74625-9-5 | Rp48.000 Apa-apa yang dituliskan Mas Yaser dalam buku ora cetho ini, setahu saya, memang banyak menukilkan perihal keanehan-keanehan Mbah Nyut. Tentu begitu banyak candaan dan celetukan khas Mas Yaser yang kerap tak terduga, nakal, ganjen, dan dominan pakai diksi-diksi Arab sesuai dengan kompetensi keilmuan Mas Yaser yang pakarnya ilmu Arab gothak-gathuk-gathik-mlethik. Dan untuk kelebihan-kelebihan yang ekstra begajulan beginianlah Anda akan banyak menuai tawa dan meseman dalam buku ini. Edi AH Iyubenu Akan halnya Mbah Nyut yang diangkat sebagai titik pijak narasi dalam buku ini, kalau nanti ada yang tanya apakah beliau benar-benar wali? Jawabannya tentu saja: ‘saya tidak tahu’. Karena la ya’rif al-waly illa al-waly, dan ‘haqqul yaqin’ saya bukanlah wali. Apa justru penulisnya yang wali? Lo, takok maneh... Fahruddin Faiz


Detail

Suluh Kebahagiaan

Rp. 50.000

Bookpaper | 13,5 x 20,5 cm | xxii + 130 hlm | ISBN: 978-602-74625-1-9 | Rp50.000 Buku ini semacam angkringan, tempat Plato, Al-Ghazali, dan Al-Farabi biasa lesehan. Bakul kopinya ki Ageng Suryomentaram. Saat lingsir wengi, kita bukan saja dibuat terjaga untuk tetap awas membedakan kesenangan dan kebahagiaan. Kita pun dirangsang untuk menjadi sekelas bakul kopi: Ki Ageng yang tak minder menjajari orang-orang asing dengan segala pikiran mereka, termasuk tentang pikiran apa itu seneng, apa itu begjo. Sujiwo Tejo (Presiden Jancukers dan Budayawan)


Detail

Apa Kabar Islam Kita?

Rp. 90.000

Bookpaper | 15 x 23 cm | xvi + 378 hlm | ISBN: 978-602-74625-7-1 | Rp90.000 Sementara keber-Islaman mengalami komodifikasi, Masjid Jendral Sudirman (MJS) mencoba bereksperimentasi dengan menaja serangkaian kegiatan dalam bingkai spiritual, mengasah pada yang intelektual, sembari menguri-uri kebudayaan. Ketiganya menjadi semacam core gerak memakmurkan masjid, bahwa sebuah masjid tak sekadar sebagai tempat sujud, tetapi juga menjadi tempat kaji dan ngaji maupun kegiatan literasi masjid. Pada yang terakhir ini, bagaimana dari masjid juga bisa memproduksi tulisan dalam bentuk buletin dengan tema-tema yang beragam. Buku ini menjadi buku kedua dari buku kumpulan tulisan kaweruh Jumatan MJS. Tulisan yang dimuat terdiri dari tahun 1436 H (18 tulisan), 1437 H (13 tulisan), 1438 H (25 tulisan) dan tahun 1439 H (20 tulisan). Karena mengangkat beragam tema yang dibahas, kami kelompokkannya menjadi tujuh bagian: ikhtiar, kaweruh, urup, puasa, urip, catatan ngaji dan resensi. Harapanya, dapat membantu pembaca dalam merunutkan ide pada setiap tulisan. Sekalipun tidak, memang masing-masing tulisan dapat berdiri sendiri dan tidak harus dibaca secara runut dari depan ke belakang. Pembaca dapat menikmatinya dari lembar yang mana suka. Sebagai petanda, 23 April 2015 adalah tulisan pertama dari tahun 1436 H yang dimuat dan 7 September 2018 merupakan tulisan terakhir dari tahun 1439 H yang dimuat. Menerbitkan kumpulan tulisan buletin Jumat sebagai bagian dari gerak yang kami coba mulai: literasi masjid. Inilah eksperimentasi kami dalam rangka memakmurkan masjid.


Detail

Keris Kang Trontong

Rp. 95.000

Bookpaper | 13,5 x 20,5 cm | xviii + 438 hlm | ISBN: 978-602-74625-8-8 | Rp95.000 Kang Trontong bukanlah orang biasa. Ia seolah-olah bisa menjadi apa saja. Tampil dengan jubah nyentrik. Bisa jadi kyai, preman, orang ndeso yang lugu, politikus, pelawak, kritikus yang membuat senyum lawan, santri mbeling, dan kadang-kadang juga menjadi budayawan Jawa. Semua karakter tersebut memberi gambaran bahwa manusia itu sempurna. Bisa apa saja. Asal, kita mau ngaji atau belajar. Tanpa dibatasi sekat-sekat atau kasta. Merawat diri manusia menjadi manusia seutuhnya (kaffah) adalah tugas semua orang. Hormat saya kepada “Sang Raja Ngocol”, yang terhormat KH. Ahmad Haidar Idris, yang telah menempuh cara yang enak dibaca dan ma’syuk untuk menyampaikan ajaran kebajikan. Cara ini tentu amat disukai anak-anak muda yang kadang jenuh dengan tausiah dan nasihat kaku. Kepada mereka memang lebih pas diberikan guyonan yang berisi, mengena, dan ringan, atau usil sekalipun. Allah Yang Mahatahu. Kata Pengantar Ahmad Tohari


Detail

Dunia Cinta Filosofis Kahlil Gibran

Rp. 60.000

Bookpaper | 13,5 x 20,5 cm | xii + 132 hlm | ISBN: 978-623-91890-0-6 | Rp60.000 Penelaahan dan perenungan terhadap cinta secara filosofis—yang tentunya menyandarkan diri pada penelaahan dan perenungan secara radikal dan sistematis—merupakan sesuatu yang sangat berharga; apalagi jika menilik betapa cinta telah menjadi porsi bahasan banyak filosof dan dianggap memiliki nilai yang vital dalam kehidupan. Kahlil Gibran, sang filosof-penyair ini, adalah satu di antara mereka yang berusaha menyelami dunia cinta sampai ke dasarnya. Cinta, harus dikatakan merupakan dasar dari bangunan teori dan pemikiran serta pola pemikiran Gibran sendiri. Gibran berpola pikir eksistensialis (menekankan eksistensi kehidupan manusia), maka inti dari pemikiran Gibran mengenai cinta pun diabdikan kepada keberlangsungan eksistensi kehidupan manusia di dunia ini. Cinta bagi Gibran harus menjadi landasan hidup dan dasar eksistensi manusia. “Kalau harus memetik sekuntum mawar setiap kali engkau hadir dalam pikiranku, maka sepanjang hayat aku harus tinggal di taman bunga.” –Fahruddin Faiz–


Detail

Senandika Yaya

Rp. 65.000

Bookpaper | 13,5 x 20,5 cm | xviii + 326 hlm | ISBN: 978-602-74625-6-4 | Rp65.000 PENERBITAN BERAGAM jenis tulisan yang ditulis Ria Fitriani (yang oleh keluarga dan sahabat biasa di panggil Yaya) semasa hidupnya ini menjadi semacam pusara yang bisa kami ziarahi kapan saja. Setidaknya, inilah usaha kami untuk mengawetkan perjumpaan yang terbilang singkat dengannya, kami bakukan dalam bentuk buku. Terdapat 14 tulisan berjenis esai, 10 catatan ngaji, 39 puisi, 4 cerpen, dan 8 ulasan yang dapat kami kumpulkan. Sebagai sahabat yang ikut memberi warna dalam setiap perjumpaan dan dalam segala macam kegiatan selama di komunitas literasi (MJS Project) Masjid Jendral Sudirman, pada bagian akhir buku ini kami sertakan tulisan-tulisan sebagai semacam kesaksian tentang almarhumah Yaya yang meninggal pada 21 Februari 2018. Ada lebih dari 10 tulisan yang kami darmakan untuk almarhumah. Sepenuh pokoknya tulisan dalam buku ini adalah untaian kata yang Yaya tulis sendiri semasa hidupnya. Perempuan yang lahir pada 27 Desember 1991 ini memang suka menulis dan gemar sekali membaca. Meskipun berlatar belakang apoteker, ia tak pening dengan filsafat, tak alergi dengan pemikiran, suka sekali dengan film, dan akrab dengan sastra. Semuanya tercermin dalam beragam jenis tulisan di buku ini.


Detail

Filosof Juga Manusia

Rp. 50.000

Bookpaper | 13,5 x 20,5 cm | x + 202 hlm | ISBN: 978-602-74625-0-2 | Rp50.000 Buku ini menyinggung tokoh-tokoh besar filsafat, tetapi isinya sama sekali tidak membesarkan kebesaran mereka. Beberapa mungkin malah membongkar aib mereka. Semoga mereka memaafkan. Buku ini maunya konsisten menunjukkan sisi manusiawi kehidupan para filosof besar itu. Namun, entah mengapa sebagian besar malah berisi sisi unik dan lucu kehidupan para filosof besar. Jangan-jangan, kehidupan manusia itu memang pada hakikatnya lucu dan unik?


Detail

Manusia Langit

Rp. 50.000

Bookpaper | 13,5 x 20,5 cm | xxiv + 136 hlm | ISBN: 978-602-74625-2-6 | Rp50.000 "Ada ungkapan yang kabarnya berasal dari Ali bin Abi Thalib: 'Ambillah hikmah itu sekalipun dari orang munafik.' Buku ini telah berupaya meramu butir-butir hikmah dari berbagai sumber". (Buya Ahmad Syafii Maarif, cendekiawan Muslim)


Detail

Sebelum Filsafat

Rp. 60.000

Bookpaper | 13,5 x 20,5 cm | xxxv + 210 hlm | ISBN: 978-602-74625-3-3 | Rp60.000 Filsafat pada hakikatnya adalah satu aktivitas: satu jalan berpikir yang menuntut kejernihan, kedalaman, dan keluasan. Karakter utama filsafat adalah berpikir secara logis dengan dua melakukan aktivitas: (1) mengajukan argumentasi, baik untuk menemukan, menyusun, atau mengkritisi kebenaran; serta (2) menganalisis dan menegaskan kejelasan suatu konsep. Kata “filsafat” juga sering digunakan secara meluas dalam pengertian ‘pandangan dunia seseorang’ atau ‘prinsip-prinsip ideal yang digunakan seseorang memandu hidupnya’. Pengertian tersebut mengasumsikan bahwa setiap orang memiliki seperangkat prinsip ideal yang digunakan sebagai poros dalam berpikir, bertutur, dan berperilaku. Di sinilah kemudian berlaku pepatah: Setiap orang adalah filosof.


Detail

Showing 1-10 of 10 results