ku dengar kabar dari warna-warna angin yang meneduhi banyak pasang layang

tentang rahasia yang telah naik derajat menjadi bukan lagi rahasia

kita seorang pejalan mengarungi lautan tinta katanya

semesta adalah ayat-ayat nyata benar dan ada

sedang kita hanya lidi penuding semu lagi tiada

 

tentang rahasia lain yang telah naik derajat menjadi bukan lagi rahasia

kita seorang pengembara, sepekat peluh di udara yang kumuh

harus terpejamkan bahasa

mengakrabi warna-warna angin yang dihembuskan

melewati ribuan kotoran melapisi dada kita

 

adalah hari ke tujuh,

ketika ku dengar kabar dari warna-warna angin yang meneduhi banyak pasang layang

katanya, hitam dan putih bukan lagi perkara

di setiap kurva ada bagian titik yang merajakan masing-masingnya

maka angin selalu mewujud warna

dan kita adalah kerusakan sebelangga yang disucikan sepercik tinta dari-Nya

 

Yogyakarta, 13 Mei 2019

Author: Fadiza Fajar

ABOUT THE AUTHOR

Fadiza Fajar

Santri ngaji penyuka puisi, juga elegi


COMMENTS